Virtual Hosting: Pengertian, Tipe-tipe, dan Penggunaannya

Virtual hosting adalah suatu metode untuk hosting atau melayani sebagian nama domain atau web site sekaligus dalam satu server. Ini sangat mungkin Anda untuk mengakibatkan berbagai web site bersama nama domain yang berbeda-beda dalam satu server yang sama.

 

Https://www.hostingterbaik.net/

Dengan virtual hosting, satu server bisa sharing resources atau sumber daya layaknya memory atau processor cycle, tanpa mesti memanfaatkan satu nama domain. Sehingga, Anda tidak ada mesti mengeluarkan biaya ulang untuk mengimbuhkan resources.

Tipe-tipe Virtual Hosting

 

Terdapat tiga type utama virtual hosting, yaitu IP-based, port-based, dan. Bagaimana cara kerja ketiga type tersebut? Berikut penjelasannya:

  1. IP-Based

Virtual hosting IP-based atau berbasis IP ini merupakan metode yang paling sederhana berasal dari ketiga type virtual hosting.

Ketika virtual hosting type ini digunakan, setiap web site baik bersama satu DNS (domain name system) maupun gabungan nama-nama domain, dapat mengarah ke alamat IP yang unik. Jadi, dapat ada sebagian alamat IP untuk satu server.

Server web site dikonfigurasi bersama berbagai network interface, yaitu interface jaringan virtual terhadap penghubung fisik yang sama. Atau, sebagian alamat IP terhadap satu interface.

Web server bisa mengakses listening socket yang tidak sama untuk tiap-tiap alamat IP serta bisa terima koneksi TCP. Klien tidak terlibat dalam sistem ini dan tidak layaknya virtual hosting name-based, tidak ada persoalan bersama kompabilitasnya.

Kekurangan berasal dari pendekatan ini adalah server membutuhkan alamat IP yang berbeda-beda untuk setiap website. Sehingga, dapat ada biaya tambahan untuk memanfaatkan virtual hosting type ini.

  1. Port-based

Virtual hosting port-based hampir mirip cara kerjanya bersama virtual hosting IP-based.

Keunggulan berasal dari pendekatan ini adalah, port-based sangat mungkin seorang webmaster untuk bisa menguji berbagai web site bersama hanya memanfaatkan satu alamat IP atau hostname. Atau, dalam suasana mendesak, bisa meng-hosting web site dalam kuantitas yang terlampau besar.

Website yang berbasis port ini, secara eksplisit terikat terhadap nomer port unik dan alamat IP. Nomor port yang biasa digunakan untuk alamat IP ini bisa membedakan satu web site individu bersama web site lainnya yang terikat terhadap alamat IP yang sama.

  1. Name-based

Virtual hosting name-based atau berbasis nama merupakan pendekatan hosting virtual yang paling kondang dan banyak digunakan kala ini. Dengan type ini, Anda bisa meng-hosting sebagian domain atau web site terhadap satu mesin bersama satu IP. Jadi, seluruh domain di server itu dapat sharing satu IP.

Selain itu, teknik ini termasuk lebih ringan dalam konfigurasi daripada virtual hosting berbasis IP. Anda hanya mesti mengkonfigurasi DNS (Domain Name System) untuk memetakannya bersama alamat IP yang benar. Lalu, mengkonfigurasi Apache untuk mengenalinya bersama nama domain..

Penggunaan Virtual Hosting

 

Virtual web site kerap digunakan dalam skala besar terhadap perusahaan-perusahaan yang punya type usaha sebagai penyedia hosting web site bersama harga yang murah untuk pelanggannya. Sebagian besar penyedia fasilitas hosting web site di seluruh dunia, memanfaatkan teknologi hosting virtual.

Selain itu, banyak perusahaan usaha memanfaatkan virtual hosting untuk target internal. Seperti alasan administratif untuk mengoperasikan sebagian web site web site yang terpisah untuk karyawan, pelanggan, atau departemen yang berbeda.

Apabila Anda idamkan melacak hosting yang berkualitas, https://www.hostingterbaik.net/ sedia kan super hosting bersama performa tinggi. Anda bisa menyesuaikan resource hosting sesuai kebutuhan. Harga terlampau terjangkau jadi Rp55 ribu saja per bulan.Nah, itulah penjelasan perihal virtual hosting. Semoga artikel ini bisa menunjang meningkatkan ilmu ada perihal tipe-tipe dan pemakaian virtual hosting.